Monday, January 16, 2023

Dokumen Kependudukan yang Perlu dan Tidak Perlu Surat Pengantar

CEK FAKTA: Pemerintah Hapus Surat Pengantar untuk Mengurus Dokumen Kependudukan, Ini Faktanya

 Jum'at, 23 Oktober 2020 - 13:17 WIB

Beredar pesan berantai melalui aplikasi Whatsapp tentang penghapusan surat pengantar dari RT, RW dan kelurahan dalam mengurus dokumen kependudukan. Berikut adalah isi pesan tersebut :

Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2018 Yang Disyahkan Pada Tanggal:18 Oktober 2018

Menyatakan Bahwa Pembuatan Dokumen Kependudukan Sudah Tidak Lagi Memerlukan    "Surat Pengantar" Baik Dari  RT,  RW,  Kelurahan  Maupun Dari Kecamatan  Bisa  Langsung Mengurus Ke DISPENDUK  CAPIL.

  • KARTU KELUARGA (KK) BARU : Hanya Butuh Surat Nikah Dan Keterangan Pindah Alamat Bagi Anggota Baru.
  • PERUBAHAN KK : Hanya Butuh KK Lama Dan Surat Pernyataan Perubahan.
  • BUAT E-KTP BARU : Cukup KK.
  • PERUBAHAN E-KTP : Butuh KK Dan Surat Keterangan Pindah.
  • AKTA KELAHIRAN : Butuh Surat Keterangan Lahir, Buku Nikah, KK Dan E-KTP.
  • AKTA KEMATIAN : Hanya Butuh Surat Kematian.

Birokrasi Ruwet Sudah Tidak Zamannya  Lagi....  Segera Bantu Share Untuk Kepentingan Keluarga Anda Saudara Dan Anda Sendiri Nantinya


Berdasarkan penelusuran Harianjogja.com dengan mengunduh Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2018 di laman setkab.go.id bahwa aturan tersebut berisi Tentang Persyaratan Dan Tata Cara Pendaftaran Penduduk Dan Pencatatan Sipil.

Syarat penerbitan KK Baru diatur pada Pasal 11 Perpres No.98/2018 antara lain :

(1) Penerbitan KK baru untuk Penduduk WNI harus memenuhi persyaratan:

  • buku nikah/kutipan akta perkawinan atau kutipan akta perceraian;
  • surat keterangan pindah/surat keterangan pindah datang bagi Penduduk yang pindah dalam wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia;
  • surat keterangan pindah luar negeri yang diterbitkan oleh Disdukcapil KabupatenlKota bagi WNI yang datang dari luar wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia karena pindah;
  • surat keterangan pengganti tanda identitas bagi Penduduk rentan Administrasi Kependudukan;

Petikan Keputusan Presiden tentang pewarganegaraan dan berita acara pengucapan sumpah atau pernyataan janji setia bagi Penduduk WNI yang semula berkewarganegaraan asing atau petikan Keputusan Menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang hukum tentang perubahan status kewarganegaraan.

Syarat penerbitan KK Baru karena perubahan data diatur pada Pasal 12 Perpres No.98/2018 antara lain:

  • KK lama
  • surat keterangan/bukti perubahan Peristiwa Kependudukan dan Peristiwa Penting.

Syarat penerbitan E-KTP Baru bagi penduduk WNI diatur pada Pasal 15 Perpres No.98/2018 antara lain:

  • telah berusia 17 (tu:uh belas) tahun, sudah kawin, atau pernah kawin; dan
  • KK.

Syarat penerbitan E-KTP karena perubahan data bagi penduduk WNI atau asing diatur pada Pasal 19 Perpres No.98/2018 antara lain :

  • KK;
  • KTP-el lama;
  • kartu izin tinggal tetap; dan
  • surat keterangan/bukti perubahan Kependudukan dan Peristiwa Penting

Kesimpulan : dalam sejumlah pasal perpres tersebut memang tidak disebutkan secara tegas adanya syarat surat pengantar Kelurahan maupun RT dan RW, hanya saja dicantumkan adanya surat keterangan atau bukti perubahan peristiwa kependudukan terutama untuk mengurus perubahan E-KTP maupun KK.

https://cekfakta.harianjogja.com/read/2020/10/23/566/1053355/cek-fakta-pemerintah-hapus-surat-pengantar-untuk-mengurus-dokumen-kependudukan-ini-faktanya


Dokumen Yang Perlu Surat Pengantar RT/RW

Dalam proses mengurus administrasi kependudukan, ternyata masih ada beberapa dokumen yang butuh surat pengantar RT/RW.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., mengatakan, meski Dukcapil Kemendagri telah menghapus syarat surat pengantar RT/RW dalam beberapa proses pengurusan, namun masih ada dokumen yang perlu surat keterangan dari lingkungan terdekat atau RT/RW.

Sementara itu, dalam hal pembuatan KK, jika sudah punya NIK (artinya sudah punya e-KTP), maka tidak perlu pengantar RT, RW, atau kelurahan. Sementara jika belum punya NIK/e-KTP, maka perlu meminta dulu pengantar RT, RW, atau kelurahan sebagai keterangan domisili.

Kemudian berdasarkan Perpres Nomor 96 Tahun 2018, cara membuat e-KTP atau dokumen kependudukan secara umum tidak lagi mensyaratkan surat pengantar, baik dari RT, RW, kelurahan ataupun kecamatan. Masyarakat hanya cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) ke Kantor Disdukcapil setempat.

https://ppid.lampungprov.go.id/detail-post/Dokumen-Yang-Perlu-Surat-Pengantar-RT-RW


Dokumen Kependudukan yang Perlu dan Tidak Perlu Surat Pengantar

Dipublikasikan pada 7 months ago

Dalam proses mengurus administrasi kependudukan, ternyata masih ada beberapa dokumen yang butuh surat pengantar RT/RW.

Apa Saja Yang Masih Perlu Surat Pengantar?

Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh, S.H., M.H., mengatakan, meski Dukcapil Kemendagri telah menghapus syarat surat pengantar RT/RW dalam beberapa proses pengurusan, namun masih ada dokumen yang perlu sirat keterangan dari lingkungan terdekat, yaitu RT/RW.


Yang perlu surat pengantar

  • Penduduk yang baru pertama membuat NIK untuk dimasukkan dalam KK
  • Akta Kelahiran untuk bayi yang lahir di rumah
  • Akta Kematian untuk warga yang meninggal dunia di rumah

Sementara itu, dalam hal pembuatan KK, jika sudah punya NIK (artinya sudah punya e-KTP), maka tidak perlu pengantar RT, RW, atau kelurahan. Sementara jika belum punya NIK/e-KTP, maka perlu meminta dulu pengantar RT, RW, atau kelurahan sebagai keterangan domisili.


Yang Tidak Perlu Surat Pengantar

Berdasarkan Perpres Nomor 96 Tahun 2018, cara membuat e-KTP atau dokumen kependudukan secara umum tidak lagi mensyaratkan surat pengantar, baik dari RT, RW, kelurahan ataupun kecamatan. Masyarakat hanya cukup membawa fotocopy Kartu Keluarga (KK) ke Kantor Disdukcapil setempat.


Yang tidak perlu surat pengantar baik RT/RW, sebagai berikut:

  • Rekam dan cetak e-KTP
  • Ganti e-KTP rusak
  • Ganti e-KTP hilang
  • Pindah penduduk/alamat
  • Akta kelahiran
  • Akta kematian

https://indonesiabaik.id/infografis/dokumen-kependudukan-yang-perlu-dan-tidak-perlu-surat-pengantar

Sunday, January 8, 2023

7 Bakso di Surabaya

7 Bakso di Surabaya yang Enaknya Bikin Nagih, Jajan Yuk!

Surabaya tak hanya terkenal dengan aneka penyetnya yang nikmat, tapi juga baksonya yang menggiurkan. Kalau mau coba bakso favorit warga lokal yang enak, 7 rekomendasi tempat makan bakso ini bisa jadi pilihan.

Tak ada yang lebih menjanjikan daripada rekomendasi makanan enak dari warga lokal di sebuah daerah. Food vlogger @inijie berkolaborasi dengan @surabayafoodies mengungkap 7 bakso enak yang bisa dicicipi di Surabaya.

Bakso ini memiliki keistimewaannya masing-masing. Banyak di antaranya hanya dijajakan di tempat sederhana, namun tak pernah sepi peminat.

Ada di mana saja? Berikut rekomendasi 7 bakso di Surabaya yang terkenal nikmat:

1. Bakso Pak War

Bakso Pak War berlokasi di Jl. Manyar Kertoarjo III Blok I No.72, Manyar Sabrangan, Kec. Mulyorejo. Bakso di sini dibanderol murah meriah, di aplikasi ojek online seharga Rp 15.000 per porsi.

Untuk jenis baksonya ada pentol halus, kasar, dan goreng. Ada juga pelengkap siomay, tahu, dan telur puyuh. Keistimewaan lain, pengunjung boleh tambah bawang goreng sepuasnya. Kalau ke sini siap-siap antre ya! Usahakan juga datang tak terlalu siang agar tak kehabisan.


2. Bakso Pak Nasir

Menyusuri Ruko BIZHOME Pakuwon City Blok RL, 6 Jl. Kalisari Timur XVI No.70, jangan lupa mampir ke Bakso Pak Nasir. Dahulu bakso ini dijajakan dekat Sekolah Kristen Cita Hati, namun karena sangat laris akhirnya pindah ke lokasi sekarang.

Isian baksonya ada pentol ukuran sedang, siomay, tahu goreng, dan gorengan mekar. Nah, gorengan inilah yang jadi primadona. Banyak orang menyukai sensasi tekstur dan rasanya saat dicelup ke kuah bakso. Harga per porsinya sekitar Rp 12.000 saja.


3. Bakso Poya Pak Warso

Rekomendasi bakso enak di Surabaya lainnya adalah Bakso Poya Pak Warso yang beralamat di Jl. Kepanjen No.19-22, Krembangan, Surabaya. Bakso di sini unik karena ditambahkan poya alias koya, remahan kerupuk udang yang biasa ditambahkan ke soto.

Penambahan poya membuat tekstur bakso Pak Warso jadi kental. Lalu untuk isiannya ada bakso halus, bakso kasar, tahu, siomay, dan gorengan. Harga per porsinya sekitar Rp 18.000. Lokasi penjual bakso ini mudah ditemukan karena ada tepat di seberang Gereja Katolik Kelahiran Santa Perawan Maria Surabaya.


4. Bakso Solo Pak Jan

Bakso Solo Pak Jan bisa kamu temukan di Jl. Nias No.72A, Gubeng. Bakso di sini terkenal enak, terutama jenis bakso kasarnya. Rasa daging sapinya kuat dan kaldunya juga nagih.

Di aplikasi ojek online, harga per porsi Bakso Campur di sini Rp 23.000. Isinya ada pentol kasar, pentol halus, gorengan, tahu, dan pelengkap mie kuning dan mie putih. Ada juga gorengan yang garing di luar dan lembut di dalam.


5. Bakso Bintoro

Di Taman Ketampon, tepatnya Jl. Ketampon No. 152, Tegalsari, ada penjual bakso yang laris diburu foodies. Bakso Bintoro menawarkan kuah kaldu gurih dengan ragam isian.

Pilihannya terbilang unik seperti bakso jamur, bakso keju, bakso puyuh, serta pentol kasar dan halus. Bakso di sini sudah dijajakan sejak 2002. Harganya mulai dari Rp 2.000 per butir.

Nikmatnya Bakso Bintoro di Surabaya yang Peminatnya sampai Negeri Tetangga


6. Bakso Pak Dji

Dijajakan keliling di area perumahan Graha Famili Surabaya, Bakso Pak Dji punya banyak penggemar. Untuk mengetahui informasi lokasinya, pelanggan bisa menghubungi nomor 085103072633.

Bakso Pak Dji menawarkan kuah gurih bening. Untuk isinya juga banyak, termasuk gorengan yang enak 'direndam' kuah bakso.


7. Bakso Pak Jalil

Satu lagi rekomendasi bakso enak di Surabaya, Bakso Pak Jalil yang ada di Jl. Taman Apsari No. 17. Bakso di sini berukuran kecil-kecil sehingga sering disebut bakso krikil. Teksturnya padat dan rasa kuahnya gurih.

Bakso Pak Jalil terbilang legendaris karena sudah ada sejak 1981. Selain bakso kerikil yang puaskan selera, jangan lupa jajan gorengannya. Ada yang bentuk kembang maupun bulat. Bakso Pak Jalil dibanderol tak lebih dari Rp 15.000 per porsi.


Sumber :

https://food.detik.com/info-kuliner/d-6490360/7-bakso-di-surabaya-yang-enaknya-bikin-nagih-jajan-yuk.

Wednesday, January 4, 2023

Lontong Kikil Paling Enak di Surabaya

Lontong Kikil Paling Enak di Surabaya! Kuliner Khas Kota Pahlawan Penuh Lemak yang Menggoda Untuk Disantap

Jika Anda sedang berada di Surabaya, Anda dapat menjumpai banyak sekali makanan khas dari kota Pahlawan tersebut, salah satunya Lontong Kikil. Lontong Kikil adalah salah satu makanan tradisional yang terdiri dari lontong dan kikil sapi.

Penyajian Lontong Kikil yaitu dengan mangkuk atau dengan piring. Kemudian lontong dipotong-potong kecil dan kikil dituangkan bersama kuah yang panas. Lontong Kikil sangatlah nikmat saat disantap dalam keadaan hangat.

Saat Anda berada di Surabanya, rasanya tak lengkap jika Anda tidak mencicipi Lontong Kikil. Penasaran di mana Lontong Kikil paling nikmat di Surabaya? Dikutip dari berbagai sumber, berikut daftar Lontong Kikil paling enak dan nikmat di Surabaya yang tak boleh Anda lewatkan.


Lontong Kikil Bu Sugeng

Lontong Kikil Bu Sugeng ini adalah salah satu kedai Lontong Kikil paling terkenal di Surabaya. Kedai ini terkenal dengan kuah kentalnya yang segar dan tak terlalu berminyak serta kikil yang sangat empuk. Anda juga bisa mengganti lontong dengan nasi jika Anda ingin memakan kikil dengan nasi.

Alamat: Jalan Mustika, kawasan Raya Ngagel, Surabaya (depan aliran kalimas sebelah pabrik IGLAS).

Jam buka: Selasa sampai Minggu mulai pukul 03.00 WIB sampai 09.00 WIB.


Kikil Sapi Lodoyo

Banyak orang yang ketagihan dan kembali lagi ke kedai Lontong Kikil sapi yang satu ini. Bagaimana tidak, di kedai ini, Anda akan mendapat Lontong Kikil dengan ukuran yang tebal dan tekstur yang kenyal. Porsi yang disajikan pun tidak main-main.

Alamat: Jalan Ngagel Jaya Tengah 27, Surabaya.

Jam buka: setiap hari mulai pukul 15.00 WIB sampai dengan 21.30 WIB.


Kikil Sapi Bronggalan

Lontong Kikil sapi Bronggalan juga terkenal dengan cita rasa yang khas dan tentunya enak. Kuah segar yang dipadukan dengan kucuran jeruk nipis dan samba menambah kenimatan Lontong Kikil yang satu ini. Jangan khawatir akan kesulitan memakan kikilnya karena kikil di sini sangat empuk dan lembut.

Alamat: Jalan Bronggalan 26, Tambaksari, Surabaya.

Jam buka: setiap hari kecuali hari Kamis mulai pukul 13.00 WIB sampai dengan 21.30 WIB.


Kikil Sapi Cak Ratno

Rekomendasi selanjutnya ada dari kedai Lontong Kikil sapi Cak Ratno. Kikil sapi yang satu ini termasuk kedai kikil legendaris. Kikil sapi Cak Ratno sudah ada sejak tahun 1970-an dan resepnya masih terjaga hingga saat ini.

Alamat: Jalan Embong Blimbing 10, Genteng, Surabaya

Jam buka: pukul 10.00 hingga 22.00 WIB.


Kikil Sapi Kutai Jaya

Lontong Kikil sapi Kutai Jaya ini berbeda dengan kedai kikil sapi yang lain karena sajiannya yang sangat unik. Yaitu lontong dan kikilnya dipisah dengan maksud menjaga rasa kuahnya agar tetap segar. Kikil di sini juga empuk dan tidak alot.

Alamat: Jalan Kutai 40, Wonokromo, Surabaya.

Jam buka: mulai pukul 14.00 WIB sampai dengan 21.30 WIB


Sumber :

https://jember.jatimnetwork.com/gaya-hidup/pr-516367827/lontong-kikil-paling-enak-di-surabaya-kuliner-khas-kota-pahlawan-penuh-lemak-yang-menggoda-untuk-disantap?page=5

Wednesday, December 28, 2022

7 Kuliner Legendaris di Surabaya

7 Kuliner Legendaris di Surabaya, Sudah Terjamin Enaknya

Wisata kuliner menjadi salah satu kegiatan berlibur yang sayang untuk dilewatkan. Jika saat ini kamu sedang berlibur di Surabaya, wisata kuiner legendaris di Surabaya ini sudah patutnya dicoba. Kuliner legendaris di Surabaya ini telah berdiri sejak tahun 90an, rasa dan kenikmatannya sudah tidak perlu diragukan.

Daftar kuliner Surabaya ini menjadi tempat kuliner yang selalu ramai pengunjung lho.

Meskipun telah melegenda dan legendaris, kuliner enak di Surabaya ini mematok harga yang murah dan ramah dikantong. Kamu tidak perlu khawatir kehabisan uang untuk makan di kuliner legendaris di Surabaya berikut ini.

Inilah daftar kuliner legendaris di Surabaya yang telah dijamin enak sejak tahun 90an.

 

1. Lontong Balap Asli Pak Gendut

Untuk makan Lontong Balap Asli Pak Gendut kamu harus pergi sekitar 2,6 KM dari Alun-alun Surabaya. Tepatnya berada di Jalan Embong Malang Nomor 38, Genteng, Surabaya. Buka dari pukul 06.00-23.00 WIB.

Tempat makan legendaris Surabaya ini sudah ada sejak tahun 1985 lho. Kuliner ini menyajikan menu masakan khas Surabaya dengan bumbu petis. Satu porsi makan lontong balap dihargai mulai dari Rp 17.000. Dalam setiap porsinya, ada potongan lontong, tahu goreng, tauge rebus, lento, dan taburan bawang goreng.

Benar-benar rekomendasi kuliner yang murah meriah bukan?


2. Rawon Setan

Tempat makan legendaris yang selanjutnya adalah Rawon Setan. Kedai makan rawon itu berjarak sekitar 2,4 KM dari Alun-alun Surabaya, tempat ini sangat mudah kamu temukan. Termasuk tempat makan yang legendaris, Rawon Setan sudah ada sejak tahun 1953.

Di sini, kamu bisa menikmati seporsi rawon dengan sambal pedas. Selain itu, dagingnya empuk dan potongannya besar.  Per porsi rawon dihargai sekitar Rp 26.000 hingga Rp 36.000.

 

3. Nasi Bebek Tugu Pahlawan 

Nasi Bebek Tugu Pahlawan berjarak tak jauh dari Alun-alun Surabaya sekitar 3,6 KM saja. Kuliner ini berada di Jalan Tembaan Nomor 17F, Alun-alun Contong, Bubutan, Surabaya. Nasi bebek ala Madura ini dihidangkan dengan bumbu kuning atau bumbu dari parutan kelapa yang digoreng tanpa minyak hingga harum.

Buka dari pukul 18.00-22.00 WIB. Satu porsi menu nasi bebek dibanderol mulai dari Rp 20.000an.

 

4. Rujak Cingur Ahmad Jais

Tempat makan Surabaya yang selanjutnya berada di Jalan Achmad Jais Nomor 40, Peneleh, Genteng, Surabaya. Buka dari pukul 12.00-17.00 WIB.

Rujak Cingur Ahmad Jais sudah ada sejak tahun 1970. Ciri khas dari rujak cingur ini adalah terdapat daging cingur yang melimpah dan tidak bau amis. Selain itu, ada kacang mete yang diulek bersama bumbu rujak cingur, bikin makin nikmat.

Harga satu porsi rujak cingur dihargai sebesar Rp 70.000.


5. Tahu Campur H. ABD. Mahfud Asli Kalasan

Tahu Campur H. ABD. Mahfud Asli Kalasan ini juga termasuk kedalam daftar kuliner legendaris di Surabaya. Tempat makan khas Surabaya ini berada di Jalan Kalasan, Pacar Keling, Tambaksari, Surabaya. Buka dari pukul 10.30-22.30 WIB.

Selain tahu campur, ada menu tahu telor, dan sate telur puyuh yang bisa kamu cicipi di sini. Masakan khas Surabaya berbumbu petis yang wajib kamu coba, saat berada di Surabaya.

Harga per porsi tahu campur dibanderol sekitar Rp 22.000.

 

6. Sate Klopo Ondomohen Bu Asih

Sate Klopo Ondomohen Bu Asih berlokasi di Jalan Walikota Mustajab Nomor 36, Ketabang, Genteng, Surabaya. Tempat makan Surabaya ini sudah ada sejak tahun 1945 dan buka dari pukul 07.00-21.00 WIB.

Di sini, kamu bisa menikmati sate daging sapi atau ayam yang dibalut dengan bumbu kelapa. Bikin gurih saat dibakar.

 Harga per porsi sate daging dan ayam dihargai mulai dari Rp 22.000-29.000


7. Depot Ampel

Tempat makan legendaris di Surabaya selanjutnya adalah depot Ampel yang buka dari pukul 09.00-20.00 WIB. Restoran ini menyajikan aneka menu makanan khas Timur Tengah ini bisa kamu kunjungi di akhir pekan bersama keluarga.

 Mulai menu gulai kikil kambing, gule kacang ijo sapi, dan nasi biryani bisa kamu pesan dengan harga mulai dari Rp 20.000-68.000an.


Sumber :

https://surabaya.jatimnetwork.com/hiburan/pr-526270207/7-kuliner-legendaris-di-surabaya-sudah-terjamin-enaknya?page=3

Sunday, December 25, 2022

4 Orang Terkaya di Jawa Timur

Surabaya Iri! 4 Orang Terkaya di Jawa Timur Justru Lahir di Daerah Nyempil Ini, Masuk Majalah Forbes!


Jawa Timur ternyata juga memiliki crazy rich atau orang kaya. Pasti Banyak yang mengira kalau orang-orang kaya di Jawa Timur lahir di Surabaya. faktanya salah. Banyak di antara mereka yang ternyata lahir di daerah kecil di Jawa Timur. Tentu hal tersebut merupakan sebuah fakta yang mencengangkan.

Pasalnya, keterbatasan di daerah tempat tinggalnya tidak menyulutkan semangat untuk terus berusaha hingga menjadi konglomerat. Ada 4 orang terkaya di Jawa Timur yang tidak lahir di Surabaya. Bahkan keempat orang tersebut pernah masuk Majalah Forbes.

Dilansir JatimNetwork.com dari berbagai sumber, berikut ini 4 orang terkaya di Jawa Timur yang tidak lahir di Surabaya.

1. Susilo Wonowidjojo
Anak ketiga dari Surya Wonowidjojo ini lahir di sebuah kota kecil di Jawa Timur, yakni Kediri. Dirinya merupakan penerus usaha ayahnya, yakni pabrik rokok Gudang Garam. Dirinya memimpin perusahaan tersebut sejak 2000.

Susilo Wonowidjojo sendiri menjadi petinggi Gudang Garam setelah menggantikan kakaknya yang meninggal dunia. Pada 2019 silam, Majalah Forbes menempatkannya sebagai orang terkaya keempat di Indonesia.


2. Mochtar Riady
Di usia 10 tahun, Mochtar Riady sudah memiliki cita-cita menjadi seorang bankir. Tentu cita-cita tersebut sangat jarang. Ayahnya merupakan seorang pedagang batik usai merantau dari China ke Malang. Mochtar Riady sendiri pernah ditangkap- pemerintah Belanda dan dibuang ke China.

Di negara Tirai Bambu itu dirinya belajar banyak hal tentang bisnis dan sempat tinggal di Hongkong. Dirinya kembali ke Indonesia pada 1950. Pemilik Lippo Group itu lahir di Malang, Jawa Timur pada 12 Mei 1929. Kekayaannya sendiri mencapai USD 1,38 miliar.


3. Murdaya Poo
Dirinya pernah dicatat Forbes masuk dalam jajaran 50 orang terkaya di Indonesia. Murdaya Poo sendiri merupakan seorang pengusaha kelahiran Blitar, Jawa Timur.

Perusahaannya ialah Central Cipta Murdaya Group yang bergerak di investasi kelapa sawit, kayu lapis, teknik, dan IT. Tak hanya itu, dirinya juga pernah terjun di dunia politik sebagai anggota legislatif dari partai PDIP.


4. Harjo Sutanto
Pendiri sekaligus pemilik Wings ini lahir di sebuah kota kecil dekat Blitar, yakni Tulungagung. Dirinya lahir pada 1926 dan memutuskan hijrah ke Surabaya saat usianya menginjak kepala dua.

Keputusannya pindah ke Surabaya itu berhasil membuatnya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia. Hal itu karena dirinya berhasil mendirikan pabrik sabun colek Wings bersama sahabatnya, Johannes F Katuari.


Sumber :
https://www.jatimnetwork.com/jatim/pr-436051000/surabaya-iri-4-orang-terkaya-di-jawa-timur-justru-lahir-di-daerah-nyempil-ini-masuk-majalah-forbes?page=3

Monday, December 19, 2022

Bebek Purnama Pertama di Surabaya

Menelusuri Bebek Purnama yang Pertama di Surabaya, Ternyata Tidak Buka Cabang 

Bebek Purnama menjadi satu dari sekian kuliner andalan di Surabaya. Nyaris di setiap titik Kota Pahlawan bisa dijumpai warung-warung bebek goreng dengan embel-embel tulisan “Purnama”. Mengesankan bahwa warung ini cabangnya sudah menggurita.

Mojok.co menelusuri, bagaimana awal mula banyak warung bebek yang mengklaim atau menggunakan embel-embel “Purnama” di warungnya.

Atas bantuan dari teman kerja saya, Seta (23), saya akhirnya tahu di mana lokasi Warung Bebek Purnama yang pertama kali buka dan bertahan hingga saat ini. Sejauh penelusuran saya, siapa yang pertama kali merintis Bebek Purnama di Surabaya memang agak simpang siur.

Penikmat kuliner juga seakan nggak peduli, mana warung Bebek Purnama asli atau yang pertama kali dan mana yang muncul belakangan. Soalnya, semuanya enak. Maka informasi dari rekan saya ini jadi pintu masuk untuk mencari Warung Bebek Purnama yang asli atau yang buka pertama kali  di Surabaya dengan embel-embel “Purnama”.

“Nanti pastikan sendiri aja. Asumsiku ini yang asli, karena di tendanya tertulis Tidak Buka Cabang,” ujar Seta.

Seta sendiri mengaku hanya beberapa kali pernah makan di Warung Bebek Purnama yang menurutnya asli. Selebihnya, pria asal Krian Sidoarjo itu lebih sering makan di warung cabang dekat kosnya di daerah Margorejo.

“Dulu karena penasaran apa yang membedakan cabang dengan yang asli. Tapi soal rasa memang sama-sama enak ya menurutku. Bebeknya empuk, apalagi bumbu kuningnya itu, behhh, joss pokok’e,” ungkapnya.


Yang pertama tidak buka cabang

Petunjuk Seta mengantarkan saya ke Jl. Dinoyo, Keputren, Kec. Tegalsari, Surabaya. Persis di pinggir jalan raya, sebuah warung tenda sederhana dengan kain banner berwarna kuning bertuliskan “WARUNG PURNAMA: NASI BEBEK GORENG NASI AYAM GORENG TIDAK BUKA CABANG” terpampang jelas dan cukup mencolok.

Jam di HP menunjukkan pukul 16.32 WIB saat saya tiba di sana. Memang baru selisih 30 menit dari jam buka warung, tapi beberapa pembeli sudah tampak datang silih berganti. Dari yang makan di tempat atau yang dibungkus untuk dibawa pulang.

Saya langsung memesan seporsi nasi bebek yang terdiri dari nasi, satu potong paha, taburan serundeng, siraman bumbu kuning, serta lalapan pelengkap. Sambalnya tinggal ambil sendiri di mangkuk plastik yang sudah ada di masing-masing meja.

Lokasi Warung Bebek Purnama Surabaya Umik Mardiah di Keputren, Tegalsari, di halaman bekas gedung Bioskop Purnama, Bebek Goreng Purnama "Asli", Jl. Dinoyo, Keputran, Tegalsari, Surabaya.

Lokasi Warung Bebek Purnama Umik Mardiah di Keputren, Tegalsari, di halaman bekas gedung Bioskop Purnama, Jl. Dinoyo, Keputran, Tegalsari, Surabaya.

Saya sengaja tak mengambil duduk di deretan kursi pembeli. Saya memilih duduk di samping Inayah (37), salah seorang pengelola Bebek Purnama Asli (demikian yang tertulis di Google Maps) yang tengah menyiapkan sayur lalapan di pinggir warung.

“Yang merintis itu Umik Mardiah (Umik: Ibu, red.). Umik sekarang istirahat di rumah. Sekarang mengelolanya dibantu keluarga. Saya sendiri masih keponakan sama Umik,” tutur Inayah menjelaskan status dirinya dan empat orang lain yang sibuk melayani pembeli.

Inayah menjelaskan, Bebek Purnama milik Umik Mardiah pertama kali dirintis pada tahun 1989. Lalu mulai populer sejak 1990-an.

Di awal-awal berdiri, Umik Mardiah menggunakan nama “Bebek Goreng” saja. Nama “Purnama” kemudian diambil dari nama Bioskop Purnama yang lokasinya berada persis di belakang warung.

Lokasi awal bebek goreng milik Umik Mardiah berada di seberang Bioskop Purnama. Lalu setelah Bioskop Purnama tutup total pada 1997, nama “Purnama” pun diambil untuk dituliskan di tenda warung.

“Nama Purnama sebenarnya dari pembeli. Jadi waktu itu karena warungnya ada di sekitar Bioskop Purnama, orang-orang lebih gampang nyebut “bebek Purnama”. Kalau mau makan ke sini bilangnya, “Ayok makan ke bebek Purnama”. Ya sudah akhirnya dipakai lah jadi nama warung ,” terang Inayah Sabtu sore, (3/12/2022) itu.

Wanita asli Sampang itu juga menegaskan, sejak dulu Bebek Purnama Umik Mardiah di Surabaya tidak pernah membuka cabang di manapun. Dan itu membuka obrolan kami mengenai bagaimana respon warung milik Umik Mardiah yang mengaku asli dan pertama, menanggapi menjamurnya warung-warung bebek yang menggunakan embel-embel “Cabang Purnama”.


Sama-sama dibuka orang Madura, nggak merasa dirugikan

“Yang ngaku-ngaku asli memang banyak. Tapi dari dulu yang namanya Bebek Purnama itu ya ini, di Bioskop Purnama. Dan nggak pernah buka cabang,” ujar Inayah.

Terkait banyaknya warung-warung bebek lain yang menggunakan kata “Purnama”, Inayah mengatakan, bisa dibilang mereka aji mumpung atas kepopuleran warung bebek goreng milik Umik Mardiah.

Sebab, sejak tahun 1990-an, Bebek Purnama Umik Mardiah sudah sangat tersohor dan tak pernah sepi pelanggan. Dari situ mungkin saja banyak yang berpikir, misalnya buka warung bebek lalu menggunakan embel-embel “Cabang Purnama”, mestinya orang-orang mengira bahwa warung tersebut adalah cabang yang terkoneksi langsung dengan Bebek Purnama Umik Mardiah. Alhasil ikut ketularan ramai pembeli.

Umik Mardiah, seturut pengakuan Inayah, sebenarnya sudah mengetahui hal tersebut. Namun, Umik Mardiah memilih legowo saja; tak keberatan jika makin banyak orang yang “nebeng nama” dari Bebek Purnama miliknya.

Meski tak mendapat untung apa pun, akan tetapi Umik Mardiah mengaku senang jika ternyata Bebek Purnama miliknya secara tidak langsung justru membuka rezeki bagi banyak orang.

Lebih-lebih rata-rata Warung Bebek Cabang Purnama dibuka oleh orang Madura. Ikatan satu rumpun dan rasa prihatin sebagai sesama perantau dari pulau seberang membuat Umik Mardiah tak merasa dirugikan dengan menjamurnya warung-warung bebek yang aji mumpung tersebut.

“Sebenarnya ada juga yang dulunya kerja sama Umik, terus keluar dan bikin warung sendiri. Ada juga yang minta izin dulu. Selebihnya nggak kenal dan nggak ada hubungan sama sekali. Tapi Umik sendiri nggak masalah. Sama-sama nyari rezeki kok,” ungkap Inayah.

Inayah menambahkan, hampir tak ada sesuatu yang secara spesifik membedakan antara Warung Purnama Asli dengan yang mengaku cabang. Mulai dari model tenda sampai sambal dan bumbu kuning khasnya pun tak jauh berbeda.

“Memang bumbu kuning itu sudah jadi ciri khas. Jadi wajib ada. Bahan dasarnya bawang merah, bawang putih, ketumbar, kemiri, kunyit, garam, daun srei, daun jeruk, daun salam. Kalau sambal nggak diblender, tetap harus diuleg. Bahan-bahan untuk sambalnya, kayak cabai, bawang merah dan bawang putih dihaluskan dulu, terus digoreng sama bahan-bahan lain,” bebernya.

Buka setiap hari dari pukul 16.00 WIB-23.00 WIB, Bebek Purnama milik Umik Mardiah bisa menghabiskan 30-50 ekor bebek per hari. Satu porsi bebek goreng dibandrol seharga Rp22 ribu. Bisa lebih jika pembeli nambah lauk lain seperti tempe goreng, tahu goreng, maupun ati ampela.


Sumber :

https://mojok.co/susul/goyanglidah/menelusuri-bebek-purnama-yang-pertama-di-surabaya-ternyata-tidak-buka-cabang/

Thursday, December 15, 2022

5 Crazy Rich Surabaya

5 Crazy Rich Surabaya, Ada yang Punya Harta Rp71,2 Triliun

Rabu 14 Desember 2022 14:24 WIB


Lima crazy rich Surabaya ini ada yang punya harta Rp71,2 triliun. Forbes merilis data mengenai daftar 50 orang terkaya Indonesia yang 5 di antaranya berasal dari Surabaya.

Surabaya tampaknya menjadi salah satu kota yang mencetak orang kaya raya di Indonesia. Mempunyai harta yang berlimpah hingga tidak habis sampai tujuh turunan, kelima konglomerat itu ternyata mempunyai bisnis yang sangat luar biasa.

Lantas, siapa saja mereka? simak ulasan lengkapnya di bawah ini. Dirangkum Okezone, Rabu (14/12/2022) berikut lima nama konglomerat Surabaya.

1. Susilo Wonowidjojo

Susilo merupakan seorang penerus dari bisnis Gudang Garam. Dirinya diketahui memiliki total kekayaan yang mencapai USD4,8 miliar atau setara dengan Rp71,2 triliun.


2. Wijono & Hermanto Tanoko

Dua bersaudara ini dikenal sebagai penerus bisnis cat PT Avia Avian. Kekayaan mereka jika ditotalkan mencapai Rp48,9 triliun.


3. Dato Sri

Dato merupakan pendiri dari Mayapada Group. Bisnisnya membuat dirinya menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia yang berasal dari Surabaya dengan total kekayaan sekitar USD2,4 miliar atau setara Rp35,6 triliun.


4. Eddy William

Pemimpin dari perusahaan Wings Group ini juga masuk ke dalam daftar 50 orang terkaya versi Forbes 2022. Diperkirakan jumlah kekayaan Eddy mencapai USD1,1 miliar atau setara Rp16,3 triliun.


5. Alexander Tedja

Tedja dikenal sebagai pengembang real estate Pakuwon Jati yang sudah berdiri sejak tahun 1982. Saat ini, tercatat total kekayaan Tedja mencapai USD1,1 miliar atau setara dengan Rp16,3 triliun.


Sumber :

https://economy.okezone.com/read/2022/12/14/455/2726954/5-crazy-rich-surabaya-ada-yang-punya-harta-rp71-2-triliun?page=2

Related Posts