Wednesday, July 31, 2019

Surabaya Marathon 2019

Surabaya Marathon 2019 Diharapkan Dongkrak Perekonomian Surabaya

Sutandi Purnomosidi Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jawa Timur mengatakan, event Surabaya Marathon 2019 yang digelar Minggu 4 Agustus nanti, diprediksi bisa mendongkrak perekonomian Kota Surabaya. Sebab, dari tahun ke tahun jumlah pesertanya terus meningkat.

Menurut Sutandi, dampak bisnis dalam event tahunan yang ketiga ini, adalah okupansi hotel di kawasan Jl. Basuki Rahmat dan Jl. Embong Malang dipastikan penuh. Belum pusat-pusat kuliner juga akan tergerakkan.

"Dampak bisnisnya tentu okupansi hotel di Jl. Basuki Rahmat dan Jl. Embong Malang penuh. Belum pusat-pusat kuliner di Surabaya," ujar Sutandi dalam konferensi pers, di Kantor Humas Pemkot Surabaya, Rabu (31/7/2019).

Sutandi mengatakan, Surabaya Marathon 2019 diikuti 6005 peserta yang terdiri dari 130 kota di Indonesia dan 100 orang dari luar negeri. Jumlahnya terus meningkat, dari tahun 2018 sebanyak 4.400 peserta menjadi 6005 peserta di tahun ini.

"Peserta dari luar negeri yang terus bertambah yakni dari Kenya, Jepang dan Filipina," katanya.

Tujuan digelar Surabaya Marathon 2019, kata Sutandi, karena APPBI ingin memberikan kesan berbeda dari sekadar dunia belanja.

"Supaya kesannya tidak konsumtif terus maka digelar olahraga. Bedanya dengan yang lain, lintasannya paling steril sudah diakui oleh para pelari," katanya.

Fransisca Budiman Panitia Surabaya Marathon 2019 mengatakan, seluruh kategori Surabaya Marathon start dari Jl. Embong Malang. Khusus full Marathon nanti putar di Graha Pangeran Jl Ahmad Yani. Sebelum finish juga masuk underpass HR Muhammad, putar balik di Prada Kali Kendal, lalu Indragiri, Darmo, Basuki Rachmat dan finish.

"Full Marathon ini memang rutenya dari segala arah memutari kota Surabaya. Harapannya, ingin mengenalkan ikon kota Surabaya dan mengenalkan hijaunya kota Pahlawan," katanya.

AKP M. Suud Kaur Binops Satlantas Polrestabes Surabaya mengatakan, Surabaya Marathon akan diamankan 532 personel polisi, 211 personel Dishub, 1.200 personel dari Pemkot yang mengcover seluruh rute, disertai 11 ambulance.

Suud mengatakan, penutupan arus akan dilakukan di simpang jalan yang menjadi rute. Mulai jam 04.20 WIB akses Jl. Embong Malang disterilkan karena untuk start. Khusus di Jl A Yani, arus kendaraan akan dialihkan ke Frontage sisi timur dan barat.

"Rekayasa lalu lintas dilakukan buka tutup sesuai urutan habisnya para pelari di masing-masing rute," katanya.


Sumber :
https://kelanakota.suarasurabaya.net/news/2019/224121-Surabaya-Marathon-2019-Diharapkan-Dongkrak-Perekonomian-Surabaya

No comments:

Post a Comment

Related Posts